Sambutan Ketua HIMA Yogyakarta Periode 2026 – 2029

Sambutan Ketua HIMA Yogyakarta Periode 2026 – 2029

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Dengan memohon taufiq, hidayah dan ridha Allah SWT, dalam kesempatan yang bersejarah dan berharga ini, izinkan kami memperkenalkan “Website HIMA Yogyakata”.
Tidak berlebihan jika kami mengucapkan terima kasih kepada Bidang Humas dan Kemitraan Eksternal, yang menginisiasi, berupaya secara nyata, sehingga mampu mewujudkan website resmi, meskipun prosesnya menghadapi berbagai keterbatasan.

Harapan kita pasti sama. Media ini akan menjadi etalase HIMA di dunia maya yang memiliki dua sisi manfaat. Bagi pihak eksternal ini adalah “pintu masuk” untuk mengetahui, mendalami dan memahami lebih komprehensif tentang HIMA. Sedangkan bagi kalangan internal, paling tidak akan menjadi “jendela” untuk mencermati berbagai fenomena di luar, bahwa kita bukan hidup di ruang tertutup. HIMA membutuhkan partner untuk berkomunikasi, berinteraksi, bersinergi dan berbagi dengan berbagai elemen masyarakat yang berdampak positif untuk kepentingan bersama.

Obsesi ideal HIMA, website ini dapat memfasilitasi penyebaran informasi, saluran komunikasi dan interaksi, identitas organisasi, sebagai sarana edukasi dan komunikasi sekaligus berfungsi sebagai wadah komunitas yang “bekerja” 24 jam setiap hari.

HIMA sebagai organisasi yang menjalankan aktivitas sosial, menyadari bahwa keberadaan website suatu keniscayaan. Apalagi mempunyai cita-cita luhur sesuai visinya “Terwujudnya HIMA sebagai Keluarga Besar dan Kampung Kedua di Yogyakarta yang Religius, Kompak dan Peduli Sosial”.

Dengan kata lain, kelahiran website ini hendaknya bukan bentuk kelatahan mengadopsi perkembangan teknologi. Ini adalah ikhtiar bersama membangun “Rumah Besar Digital” untuk seluruh Keluarga Besar HIMA. Namun, agar website ini tidak vakum, sudah pasti membutuhkan peran bersama untuk memanfaatkan dan merawat secara optimal.

Tentu saja, website ini belum sempurna dan masih perlu menatap diri secara berkesinambungan untuk tumbuh dan berkembang. Adalah sangat wajar jika kami membuka diri untuk menerima diri menerima kritik dan saran konstruktif dari siapa saja, demi kepentingan dan kemaslahatan bersama.

Billahi fii sabilil haq, fastabiqul khairat.

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.